Curang salah jujur pun salah

Sedih, itulah yang bisa dikatakan terkait dengan hasil UN SMA kemarin. Banyak siswa yang gagal lulus, mereka menangis histeris, malu, takut pulang ke rumah, bahkan ada yang sampai pingsan. Kalau sudah begini siapa yang salah? salah kita semua. Mungkin siswanya yang kurang giat belajar, mungkin juga gurunya yang belum maksimal mengajar, atau mungkin juga sarana pendidikannya yang belum memadai.

Jangan pernah berpikiran bahwa sekolah yang banyak meluluskan siswanya adalah sekolah yang bermutu, belum tentu. Bagaimana pun bagusnya cara guru mengajar, belum tentu bisa diikuti seluruh siswanya. Bisa saja ada unsur kecurangan seperti yang sudah-sudah, sekolah mencari bocoran soalnya lalu membagikannya pada murid-muridnya dengan harapan mereka lulus 100% dan sekolah mereka dipandang baik.

Jadi sangat disayangkan ada berita gara-gara murid tidak lulus UN kepala sekolahnya terancam dicopot. Ini artinya kita sudah memvonis kesalahan hanya pada para pengajarnya saja, Ini tidak adil. Kasihan guru-guru itu, gajinya saja tidak seberapa tapi martabatnya selalu direndahkan. Kalau harus berakhir seperti itu, bubarkan saja UN ini. Untuk apa diteruskan jika curang dan jujur tidak ada bedanya.

Tags: ,

7 Responses to “Curang salah jujur pun salah”

  1. anno says:

    no comment aja bro..
    setidaknya masalah ini jangan berlarut-larut..

  2. hanifilham says:

    setuju, ane memang gak demen ama proyek UN ala mentri pendidikan, makin tinggi standarnya malah makin ambruk. hehehe.

  3. Noe² says:

    YA di perhatikan saja … gitu aja kok repot …

  4. tongki says:

    demi gengsi sekolah, biar statusnya di masyarakat dan daerah makin baik, fatamorgana…

  5. jenderal says:

    semua punya andil yang besar untuk masalah kelulusan ini, siswa dan orang tua, para guru dan staff, dan juga pemerintah…
    gak boleh saling menyalahkan, kalau semua tau tugas dan kewajiban masing2, di jamin lancar dan sesuai dengan apa yang diinginkan semua pihak dan yang pasti tanpa kecurangan

  6. edratna says:

    Agak aneh memang….mungkin mass media ikut andil juga. Selama ini anak-anakku, keponakan saya tenang2 aja menghadapi ujian…dan persiapannya tak hanya di kelas akhir, namun sejak masuk di kelas 1, sehingga yang dikejar tak hanya lulus UN, namun bisa melanjutkan sekolah atau kuliah yang bagus.

  7. ibelog says:

    Yah..semuanya kembali kepada diri kita masing-masing, gagal atau berhasil itu tergantung kita sendiri. Jadi lebih banyak instropeksi diri.

Leave a Reply