Mobil berbahan bakar jelantah Trisakti cetak rekor MURI

Kemarin sore area parkir kampus A Universitas Trisakti terlihat ramai. Panitia sibuk menyiapakan acara penyambutan. Siapakah yang akan datang, presiden SBY? tentu tidak. Ternyata yang ditunggu-tunggu adalah sebuah mobil Panther yang berisi 8 orang mahasiswa rekan mereka. Lalu apa istimewanya? Ternyata mobil itu baru saja menyelesaikan perjalanan mereka dengan rute Jakarta-Bali-Jakarta dengan menggunakan bahan bakar dari minyak goreng bekas atau jelantah.

Bahan bakar alternatif minyak jelantah ini memang salah satu karya mahasiswa jurusan T.Mesin Trisakti selain bio ethanol dan solar hijau. Secara singkat, biodiesel minyak jelantah ini dibuat dengan cara memanaskan minyak jelantah hingga 60 derajat celcius lalu dicampur dengan methanol dan katalis basa. Dari campuran itu akan didapat dua produk yakni biodieselnya yang berada di bagian atas cairan dan gliserin di bagian bawah. Sedangkan untuk mobilnya sendiri mereka melakukan sedikit modifikasi sehingga dapat menggunakannya sebagai bahan bakar.

Mobil ini meninggalkan Jakarta sejak senin sore (3/5/2010) dan sampai lagi di Jakarta hari jumat sore dengan jarak tempuh yang dilalui 2900km. Dalam melakukan perjalanan itu mereka membawa 300 liter lebih minyak jelantah, yang mana 1 liternya dapat menempuh jarak 12-15km. Dengan rute yang cukup jauh itu dan dengan bahan bakar yang digunakan, mereka berhasil mencatat rekor MURI. Piagamnya langsung diserahkan hari itu juga oleh ketua Museum Rekor Indonesa (MURI) Jaya Suprana. Sebuah usaha yang patut dipuji. Dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi, mereka hadir dengan ide-ide menciptakan bahan bakar alternatif.

Tags: , , ,

8 Responses to “Mobil berbahan bakar jelantah Trisakti cetak rekor MURI”

  1. andalas says:

    mantaf…. dapat dari mana tuh minyak jelantahnya?

  2. Anggita says:

    kalau di komersilkan mahalan mana ya dari BBM biasa?

  3. bhayu says:

    cool… selamat deh buat mahasiswa :)

  4. anas says:

    setau saya di luar negeri ini bukan hal baru, tp selamat deh :D

  5. nurita says:

    kreatif jg… hal besar selalu dimulai dengan hal-hal kecil, LANJUTKAN!!

  6. tamim says:

    wah pemerintah perlu bikin stasiun BBJ nih :p

  7. agus says:

    ini minyak jelantah asli atau pakai campuran lagi kah? lalu brp harga pasaran perkiraan utk 1 liternya? maksudnya mahalan mana dgn miyak yg dijual dipasaran.

  8. mantap mantap mantap,….
    lanjtkan penemuan mu,…

Leave a Reply