Archive for the ‘Diary’ Category

Aku sarjana lho!

Wednesday, March 31st, 2010

Akhirnya usaha dan kerja keras itu berakhir sudah, masa-masa menuntut ilmu di Jurusan Teknik Mesin Universitas Trisakti akhirnya berakhir dihadapan dosen-dosen penguji yang galak itu. Ya, belum lama ini saya mengikuti sidang skripsi, dan hasilnya adalah “LULUS”. Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha baik, kedua orangtua tercinta, keluarga, dan semua teman-teman yang sudah banyak membantu saya. Percayalah saya akan selalu mengingatnya.

Jalan hidup masih panjang, masih banyak yang harus dilakukan. Sekarang saatnya untuk melakukannya sendiri karena tidak mungkin selamanya bergantung pada orangtua. Tapi setidaknya ijinkan saya dengan bangga mengatakan “Aku sarjana lho!”. :)

Sekarang ini sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Banyak yang belum beruntung. Tapi saya percaya, dengan usaha dan niat yang baik maka semua akan datang dengan sendirinya. Saya percaya bahwa rejeki itu diatur oleh Tuhan dan saya pun percaya bahwa pekerjaan dan karir itu adalah “jodoh”.

Kembali ngeblog

Saturday, November 28th, 2009

Huhhh, setelah sekian lama “hibernasi” akhirnya kesampaian juga untuk mengupdate blog kesayangan saya ini. Yup, sudah cukup lama saya tidak menyentuh blog ini. Sangkin lamanya jumlah pengunjung pun turun drastis, terjun bebas seperti orang bunuh diri dari lantai 10. Sebanarnya banyak yang bertanya soal ini melalu kolom komentar, tapi belum ada yang sempat saya jawab. Salah satunya adalah teman saya ini, seorang jejaka yang diragukan keperjakaannya.

Lalu saya kemana saja? gak kemana mana kok, masih seperti biasa dan yang pasti masih hidup. Ada beberapa alasan yang membuat saya jarang ngeblog (silahkan pilih sendiri yang anda mau):

a. Jenuh dengan segala aktivitas blogging
b. Lebih tertarik dengan jejaring sosial
c. Hasrat menulis mulai hilang
d. Koneksi internet diputus karena sering nunggak
e. Saya pikir yang ini tak perlu diceritakan disini :)
f. Ingin belajar melepas keterikatan dengan blog
g. Semuanya salah
(more…)

Ijinkan aku kembali

Monday, August 31st, 2009

Ijinkan aku kembali
di depan lift itu pertama aku melihatmu
mata ini sulit berpaling
dada pun beguncang hebat
seakan memandang puteri dari surga

aku pulang dengan rasa indah
membiarkan wajahmu menari di kepalaku
cinta mulai mengalir sebening embun
dan aku biarkan terus begitu

sejengkal demi sejengkal aku mendekat
kau justru menjauh
tahu maksudku tapi tak perduli
semuanya hanya mimpi diatas mimpi
(more…)

Renungan Akhir Tahun

Sunday, December 21st, 2008

Tidak terasa saat ini kita sudah berada di penghujung tahun 2008. Panggung pertunjukan yang menampilkan mimpi-mimpi indah tahun ini akan segera diturunkan. Segala tantangan, cobaan, dan godaan yang terjadi pada tahun ini akan menjadi kenangan indah untuk dikenang. Setiap akhir tahun saya selalu menyempatkan diri untuk merenung sejenak tentang apa yang terjadi pada diri saya selama setahun. Apa yang sudah saya lakukan untuk membahagiakan orang lain? apa rencana saya tahun ini sudah tercapai? pelajaran apa yang bisa saya ambil di tahun ini?

Entahlah apakan selama ini saya sudah membahagiakan orang lain atau tidak. Semoga semua yang saya lakukan di tahun ini bisa diterima oleh semua orang. Kepada kedua orangtua saya yang saya kasihi, sahabat-sahabat, dan rekan-rekan blogger, semoga tidak ada rasa benci dan dendam yang timbul akibat perbuatan saya.
(more…)

Happy anniversary dan ucapan terimakasih

Monday, October 6th, 2008

Tidak terasa sudah 1 tahun lamanya saya ngeblog, selama itu pula saya telah “bergentayangan” dari satu blog ke blog lainnya. Terus terang awalnya saya ngeblog karena ikut-ikutan, bahkan dulu saya tidak tahu untuk apa saya ngeblog. Tapi lama-kelamaan saya merasakan bahwa ngeblog itu menyenangkan dan ngeblog itu lebih dari sekedar cita rasa. Terimakasih buat anda yang sering mampir di blog kecil ini, senang rasanya saya bisa menjadi bagian dari anda semua. Maafkan saya jika selama ini ada tulisan-tulisan yang kurang berkenan, saya tidak punya maksud untuk menyinggung perasaan anda semua.

Ijinkanlah saya me-review blogger-blogger dan blog yang telah meninggalkan kesan dan punya andil besar dalam perjalanan blog ini. Tujuannya tak lain untuk mengingatkan diri saya sendiri bahwa saya tidak sendiri.
(more…)

Karena dia nggak perawan

Monday, September 1st, 2008

Tadi malam saya dapat SMS dari salah seorang teman saya dikampung (Pekanbaru), dia mengatakan bahwa teman akrab saya Doni (nama samaran) baru saja bercerai dengan istrinya. Tentu saja saya langsung kaget, soalnya baru tiga minggu lalu saya dikabari kalau mereka telah menikah kok sekarang sudah cerai. Waktu saya tanya penyebabnya, dia bilang nggak tahu persis.

Saya kenal Doni sejak kecil, dia itu teman sepermainan saya dulu, teman memancing, teman ketawa-ketiwi dan banyak lagi. Saya dan dia dulu memang sangat akrab, lebih akrab dari teman lainnya. Tapi sejak saya kuliah di Jakarta, kita mulai jarang bertemu. Saya sibuk dengan kuliah saya dan dia pun sibuk dengan kegiatannya disana. Kalaupun bertemu, paling-paling hanya ketika saya pulang kampung dan itu pun hanya sebentar.

Memang saya tahu mereka menikah bukan karena saling suka, tapi karena dijodohkan oleh orang tua masing-masing. Dia dijodohkan dengan anak perempuan pamannya, kalau orang batak bilang dijodohkan dengan pariban alias boru ni tulang. Inilah yang tidak saya sukai dari orang batak, masih suka menjodoh-jodohkan anaknya. Mereka dengan seenaknya menjodohkan anaknya untuk satu alasan, mempererat tali persaudaraan. Suatu alasan yang menurut saya tidak relevan lagi pada jaman sekarang ini. Untung lah orang tua saya tidak seperti itu.
(more…)

Gara-gara Tasya

Friday, August 29th, 2008

Akhir-akhir ini saya jadi senang dengarin radio, satu hal yang jarang saya lakukan sebelumnya. Ya, dulunya saya pikir radio itu membosankan dan nggak bisa memenuhi selera musik saya. Maklumlah selera musik saya memang agak aneh, cenderung ke jenis Reggae sementara kebanyakan stasiun radio selalu memutar lagu-lagu berirama Pop, Rock, R&B dsb. Jadi untuk mendengarkan musik selama ini saya selalu mengandalkan komputer kesayangan saya.

Lantas apa yang membuat saya jadi suka? Penyiarnya!. Semuanya gara-gara Tasya, salah seorang penyiar di stasiun Radio Sonora Jakarta. Ceritanya begini, hari rabu dinihari kemarin nggak biasanya saya sulit tidur. Berbagai cara sudah saya lakukan supaya mata ini ngantuk, mulai dari membaca koran yang sudah kadaluarsa sampai dengan menghayal jadi Donald yang sedang menghitung koin paman Gober pun saya lakukan. Tapi tetap saja mata saya nggak mau diajak kompromi.

Untuk mengurangi rasa gelisah, akhirnya saya memilih mendengarkan siaran radio dari handphone saya. Disaat sedang asik mencari-cari frekwensi itu tiba-tiba telinga saya rasanya mendadak adem. Why? ada seorang wanita di seberang sana yang sedang bercuap-cuap dengan suaranya yang unik. Sulit untuk menjelaskan tentang tipe suaranya, tapi yang jelas sangat nyaman ditelinga.
(more…)

Ketika bokek melanda hidupku

Saturday, March 29th, 2008

Pernahkah anda mengalami bokek alias kehabisan uang? Pasti pernah, terutama pada akhir bulan. Akhir bulan biasanya merupakan masa-masa “paceklik” bagi sebagian orang; dompet kering, pulsa habis, serta hutang disana-sini merupakan sederet romantika kehidupan orang yang sedang bokek.

Walau tidak sering, tapi sebagai mahasiswa yang ngekost saya juga pernah beberapa kali mengalaminya. Bukan karena kiriman orang tua yang tidak cukup, tapi jujur saja terkadang saya juga pernah lalai dalam mengatur penggunaan uang. Sering menggunakan uang tidak pada tempatnya serta diluar dari yang direncanakan, akibatnya uang habis sebelum waktunya.

Ukuran bokek memang relatif, tidak sama untuk semua orang. Beberapa orang merasa dirinya bokek ketika uang disakunya tinggal seratus ribu rupiah, tapi sebagian lagi sudah merasa bokek walaupun masih memiliki uang lebih dari itu.

Saya yakin anda juga pernah atau bahkan mungkin sering mengalaminya. Jika sudah begini, apa yang anda lakukan? Berhutang pada orang lain, atau pasrah saja sambil meratapi penderitaan? Semoga.
(more…)