Archive for the ‘Politik’ Category

Sudahlah, akui saja kalau Sri Mulyani itu hebat

Wednesday, May 19th, 2010

Sejak Sri Mulyani ditunjuk sebangai Managing Director World Bank, lawan-lawan politiknya dan pihak-pihak yang kontra Bailout Century seperti mendadak sariawan. Komentar-komentar miring mereka tentang Sri Mulyani mulai jarang terdengar. Ini berbeda sekali dari sebelumnya dimana mereka selalu berkoar-koar memojokkannya setiap saat melalui media. Mulai dari Bambang Susatyo, Gayus lumbuun, Effendi Gazali, Hendri Saparini, Maruarar Sirait, sampai Ichsanuddin Noorsy semuanya mendadak memble.

Orang seperti Effendi Gazali, sebelumnya hampir setiap hari selalu jadi narasumber di berbagai media terkait Century. Entahlah apakah ada yang mau mendengarnya ketika berbicara soal dunia perbankan, sesuatu yang bukan bidangnya. Ichsanuddin Noorsy pun tak kalah heboh, selalu muncul di TvOne, padahal banyak yang meragukan predikat ekonom yang diklaimnya. Bambang Susatyo apalagi, yang bisa saya tangkap darinya hanyalah tukang debat, debat kusir. Lalu dimana mereka sekarang? Entahlah, mungkin bersembunyi di kolong tempat tidur menutupi wajahnya.
(more…)

Tolak maksud lain dari Angket Century

Sunday, December 6th, 2009

Baru saja kasus Bibit-Chandra selesai, sekarang heboh dengan skandal Bank Century. Bisa dimaklumi karena ini menyangkut uang 6,76 trilyun rupiah yang mengalir entah kemana. Seorang pembicara di sebuah stasiun televisi yang saya lupa namanya mengatakan, kalau saja uang itu dibelikan cendol maka cukup untuk membuat jakarta banjir cendol. Cukup masuk akal memang, bayangkan betapa besarnya uang itu.

Skandal ini tentu membuat rakyat terusik karena menyangkut uang mereka. Aksi demo pun muncul dimana-mana, mereka tak segan-segan mencaci dan membakar foto presiden. Terlalu berlebihan namun bisa dimaklumi. Menanggapi hal ini DPR pun membentuk Pansus Angket Century yang tujuannya untuk mengusut tuntas aliran dana yang diduga telah disalah gunakan.
(more…)

Obama Presiden Yang Lucu

Saturday, July 11th, 2009

Ada-ada saja ulah Obama ketika menghadiri KTT G-8 di L’Aquila, Italia. Sebagai tuan rumah sudah selayaknya Berlusconi memperlakukan seluruh tamu pentingnya dengan cara yang hangat. Tapi ketika hendak menyambut Obama dengan jabatan tangan pada sesi foto bersama para pemimpin G-8, obama malah melengos pergi seakan mengacuhkan uluran jabat tangan dari Perdana Menteri Italia itu. Tapi kedua pemimpin negara itu tidak membiarkan kejanggalan tadi merusak hari mereka, mereka tetap saling berangkulan ketika difoto. Tak bisa dibayangkan apa yang dirasakan Berlusconi saat itu, mungkin kesal bercampur malu. :mrgreen:


(more…)

Foto-foto kerusuhan pemilu Iran

Wednesday, June 24th, 2009

Kenapa JK lebih memilih membela Prita Ketimbang Manohara?

Tuesday, June 9th, 2009

Beberapa hari belakangan ini ada dua topik hangat yang menjadi perhatian masyarakat, yaitu kasus Prita dan kasus Manohara. Diantara keduanya ini kasus Prita lah yang lebih menarik buat saya. Kenapa? karena tiga capres yang akan maju pada pemilu pilpres 2009 ikut-ikutan membela ibu dua anak ini, sedangkan untuk kasus Manohara mereka terkesan adem ayem.

Ada apa ini? mau mendapatkan simpati masyarakat? Soal ini JK punya alasan sendiri, ini dijelaskan dalam tulisannya kemarin di Kompasiana.
(more…)

Pilpres 2009, SBY Berbudi Menang Telak?

Saturday, May 16th, 2009

Sepertinya popularitas SBY masih tinggi di mata masyarakat Indonesia. Dibandingkan dengan pasangan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo, pasangan SBY-Boediono dianggap lebih menjanjikan. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengenai kepopuleran masing-masing kandidat. Dari hasil survei tersebut terlihat bahwa pasangan SBY-Boediono diprediksi akan menang 70 persen, atau menang dalam SATU PUTARAN.


(more…)

Jangan salahkan aku bila golput

Thursday, March 26th, 2009

Disaat sedang asik-asiknya beristirahat siang tadi, saya dikejutkan oleh bunyi ponsel saya. Dari nada deringnya saya tahu ada sebuah SMS yang masuk. Bergegas saya mengambil ponsel itu, siapa tahu ada wanita cantik di seberang sana yang mau mengajak saya kenalan. :D

Sial buat saya ternyata SMS itu datangnya dari KPU, isinya begini: “Tandai pilihanmu dengan centang (v) satu kali di kolom parpol/nomor urut calon/nama calon untuk memilih anggota DPR&DPRD serta di kolom foto untuk anggota DPRD”.

Dasar SMS nggak penting. Emangnya gue pikirin, kali ini gue golput pikir saya. Bukannya saya nggak mau, tapi peraturan KPU sendirilah yang membuat saya kesulitan untuk ikut berpartisipasi.

Mahasiswa perantau seperti saya yang telah terdaftar sebagai pemilih di kampung halamannya tidak bisa memilih di kota tempatnya berkuliah. Kecuali kalau mahasiswa tersebut memiliki formulir A5 atau formulir pemindahan memilih di TPS lain.

Rumit bukan, mau memilih saja harus repot. Selama ini KPU selalu menghimbau kita untuk tidak golput dalam pemilu, jadi seharusnya mereka juga memberikan kemudahan kepada kita untuk menggunakan hak pilihnya.

Coba bayangkan ada berapa banyak mahasiswa perantau seperti saya ini? Banyak sekali. Apabila potensi besar dari mahasiswa itu tidak bisa tersalurkan, berarti pemilu itu sudah gagal. Jadi jangan salahkan aku bila golput.

Demokrasi Indonesia sudah mati

Monday, May 26th, 2008

Memalukan, itulah kata yang tepat untuk ditujukan pada pemerintah saat ini. Pemerintah tak pernah mau belajar dari masa lalu. Baru saja kita mengenang 10 tahun reformasi, peristiwa yang telah memakan banyak korban akibat tindakan kesewenang-wenangan aparat terhadap para demonstran. Dan sekarang kita dikejutkan kembali oleh tindakan yang nyaris serupa, aparat bertindak brutal terhadap para demonstran yang menolak kenaikan harga BBM. Para demonstran dipukuli, ditendang, ditangkap, dan kampus diserbu dan dirusak. Ini mengingatkan kita kembali pada cara-cara yang sering dilakukan pada jaman orde baru. Ini bukan tentang harga BBM, tapi tentang cara yang dilakukan pemerintah dalam menyikapi para demonstran yang menolak kenaikan BBM itu.
(more…)

Indonesia dan sepuluh tahun reformasi

Thursday, May 8th, 2008

SUMPAH RAKYAT INDONESIA

Kami rakyat indonesia bersumpah
Bertanah air satu,
Tanah air tanpa penindasan

Kami rakyat indonesia bersumpah
Berbangsa satu,
Bangsa yang gandrung akan keadilan

Kami rakyat indonesia bersumpah
Berbahasa satu,
Bahasa kebenaran, bahasa tanpa kebohongan

Kini gerakan reformasi Mei 1998 yang telah memakan banyak korban jiwa dan harta benda itu telah genap 10 tahun. Selama itu pula kita dihadapkan pada sistem perpolitikan yang dilematis. Reformasi yang awalnya bertujuan untuk mengakhiri praktik KKN, menghentikan kediktatoran Suharto, pencabutan dwifungsi ABRI, dan pemulihan krisis ekonomi, justru membuat bangsa ini seperti kehilangan arah.
(more…)

Kesederhanaan Ala Ahmadinejad

Thursday, December 6th, 2007

Kita tentunya sudah sering mendengar nama Ahmadinejad, presiden Iran yang dicap barat sebagai orang paling berbahaya didunia. Ya, dengan program nuklir yang dibangunnya telah membuat Amerika dan sekutunya menganggap Iran sebagai negara yang dapat mengancam perdamaian dunia. Benarkah Ahmadinejad dan Iran memiliki rencana seperti itu? atau ini hanya bentuk kekhawatiran mereka saja? entahlah….
Disini kita tidak membahas tentang program nuklirnya, tapi lebih kepada gaya hidupnya sehari-hari.

Ahmadinejad hanyalah seorang dosen bergelar Ph.D Transportasi Kota yang tinggal di gang buntu, pergi ke mana-mana dengan Peugeot tahun 1977 dengan menggunakan pakaian biasa dan sepatu bolong. Hal itu masih terus dilakukannya ketika dia diangkat menjadi gubernur Teheran, bahkan ia menjadikan kediaman gubernur Teheran sebagai museum, dan memilih tinggal di rumah jalan buntunya. Ia tidak segan membersihkan got jika selokan mampet, bahkan kerap menyapu jalan sebagai bukti solidaritas sosialnya.
(more…)